Tambakberas, 5 Februari 2017 Yayasan Pondok Pesantren Bahrul ‘Ulum (YPPBU) menjadi tempat tujuan kedatangan dari adanya Formabu (Forum Mahasiswa Alumni Bahrul ‘Ulum). Sedulur Riris el-yussi, beliau adalah ketua umum Formabu yang bertanggung jawab sepenuhnya terhadap agenda tahunan yang menjadi salah satu program kerja tradisi turun temurun bahkan sebelum Formabu dibentuk.
Dalam teknis pelaksanaan sosialisasi HIMA/IMA (Himpunan Mahasiswa Alumni/Ikatan Mahasiswa Alumni), Formabu menggunakan sistem door to door. "Kedatangan para alumnus Bahrul Ulum yang sudah menjadi mahasiswa ke tambakberas ini adalah untuk menambah wawasan anak-anak kelas akhir supaya ketika berada diluar, bukan di lingkungan pesantren lagi bisa diramut oleh sesama alumni Bahrul ‘Ulum yang menjadi kakak kelasnya kala itu, ucap munir yang menjadi salah satu perwakilan dari HIMA wilayah Malang (HIMMABA). Dan yang jelas selain menerangkan seputar dunia HIMA/IMA para kelas akhir juga akan dibantu dalam pengurusan perkuliahan mulai informasi pendaftaran, registrasi hingga perkualiahan dilaksanakan. ‘’Imbuhnya bangga.
Kehadiran setiap HIMA/IMA adalah sebagai bentuk implementasi pemahaman kepada siswa siswi kelas akhir SLTA di lingkungan Bahrul ‘Ulum terhadap organisasi organisasi yang masih dibawah naungan IKABU (Ikatan Keluarga Alumni Bahrul ‘Ulum) dengan maksud agar alumni Bahrul Ulum tetap terjaga dari ajaran Ahlussunah wal jama’ah. Dalam serangkaian kegiatan sosialisasi, Formabu mengagendakan sowan-sowan kepada para masyayikh Tambakberas, dengan niat pertama, sebagai bentuk pengabdian santri yang telah menjadi alumni untuk tetap menjalin tali silaturahim. Kemudian yang kedua,meminta saran dan nasihat dari masyayikh sebagai bekal iman untuk kehidupan di luar pesantren. Ketiga, meminta barokah doa’anya agar selama masa perkuliahan di permudahkan oleh Allah SWT dan mendapatkan ilmu yang manfaat dan barokah.
Di dalam sowan-sowan yang pertama kali di datangi adalah KH. Nashir abdul Fattah selaku pengasuh PPP. Al-Fathimiyah dan Pondok Induk Bahrul 'Ulum menyampaikan bahwa fenomena kehidupan kampus kadangkala mencerminkan akhlak yang tidak baik, seperti saja menjelek-jelekan guru/kiainya, hal semacam itu jangan sampai dilakukan oleh alumni Bahrul ‘Ulum, karena sangatlah tidak patut. “tuturnya, dan dari adanya kekhawatiran santri yang berani menjelekkan kiainya yang berada di tambakberas, seharusnya alumni itu memiliki organisasi yang kuat dan kokoh yang tetap berafiliasi pada ajaran Nahdlatul Ulama’ untuk terus berjuang kepada jalan yang baik “imbuhnya lagi.
Tradisi sosialisasi telah menjadi agenda tahunan dari setiap HIMA/IMA. Selain itu agenda sosialisasi juga digunakan sebagai sharing antar HIMA/IMA. Semua ketika sudah berkumpul kembali menjadi santri, yang bisa menempatkan dirinya sebagai santri yang berkarakter dan penuh dengan semangat perjuangan.
Kemudian terkait dengan konteks ketercapaian hasil dengan mengambil sample dari siswi kelas akhir MAN Tambakberas wilayah utara banyak yang mengatakan bahwa konsep door to door dengan adanya perwakilan HIMA/IMA sudah merasa puas, karena peluang bertanya lebih banyak “ujarnya. Dan juga dengan adanya pembukaan stand bisa menambah wawasan pengetahuan tentang adanya jalur jalur peneriman perguruan tinggi lebih mudah dengan akreditasi dan jurusan jurusan tertentu, hanya saja yang menjadi masukan adalah dengan media publikasi relatif sedikit ” imbuh lagi siswi kelas akhir MAN utara kepada sedulur Ahmad Mufid selaku ketua HIMMABA Cabang.
Lalu dalam pelaksanaanya panitia dari HIMKABU sangatlah berterimakasih kepada para HIMA/IMA yang sudah meluangkan waktu dan partisipasinya dalam ajang sosialisasi Formabu 2017 ini. Dalam agenda sosialisasi Formabu ini, sedulur Riris El-yussi juga mengajak untuk menyadari pentingnya sosialisasi sekaligus pentingnya pengabdian kita ke YPPBU dengan dasar pengorbanan dari Mbah Wahab itu tidaklah mudah, dan didikan akan penuh semangat perjuangan yang tinggi untuk menjadi pribadi yang unggul. Disimpulkan dalam konteks sosialisasi ini seorang santri diharapkan mampu mendapatkan sambutan positif dari YPPBU dan juga kepada seluruh civitas kelas akhir di lingkungan Bahrul ‘Ulum termasuk para alumni dengan harapan tetap meningkatkan inovasi kompetensi dalam dunia pendidikan yang professional. (Ahmad Mufid)

1 Komentar
Mantab
BalasHapus